PUPUK ORGANIK CAIR

Ebionik, ml merupakan formulasi pupuk organik yang diekstraksi melalui teknik pengkhamiran mikroorganisme secara cermat, teliti, dan terkontrol

Kamis, 22 September 2022

Mari bercocok tanam dengan Pupuk organik.....!!!

Menurut Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Betty Natalie Fitriatin, Ir., M.P., menjelaskan, penurunan kualitas tanah akibat pemupukan kimiawi dalam jangka waktu panjang akan menghilangkan kandungan bahan organik sehingga menurunkan aktivitas organisme dalam tanah. Kondisi ini mengakibatkan tanah menjadi “sakit”.

“Kita perlu satu solusi dengan mengambil peran pupuk ramah lingkungan,” ungkap Prof. Betty pada diskusi Satu Jam Berbincang Ilmu “Pupuk Ramah Lingkungan untuk Tanah dan Pangan yang Sehat”.
Yuk sahabat ebionik, kita jaga bumi kita dengan menjaga tanah dan pangan yang sehat.
 
Pupuk organik cair Ebionik, Solusi tepat untuk tanaman sahabat ebionik.
 
Pupuk Organik cair Ebionik merupakan pupuk organik yang diekstrak melalui proses fermentasi dan diproduksi dalam bentuk cair, dengan bahan baku utama yang berasal dari kotoran hewan dan bahan organik pilihan lainnya yang mengandung unsur hara makro dan mikro lengkap, yang berperan penting untuk tanaman, yaitu :
1. Meningkatkan kandungan unsur hara yang dibutuhkan tanaman.
2. Merangsang pertumbuhan akar, batang, dan daun
3. Meningkatkan produktivitas tanaman.
4. Menggemburkan dan menyuburkan tanah.
5. Meningkatkan produktivitas lahan dan produksi pertanian.
6. Dapat mencegah dan menekan serangan hama dan penyakit tanaman 



 

Share:

Jaga Tanah dan Pangan yang Sehat agar Hidup jadi lebih Sehat..


Penggunaan pupuk bahan kimia/pemupukan kimiawi dalam jangka waktu panjang akan menghilangkan kandungan bahan organik sehingga menurunkan aktivitas organisme dalam tanah yang berakibat dapat menurunan kualitas tanah.
 
Agar tanah mampu berproduksi secara maksimal berkesinambungan, maka diperluhkan upaya-upaya yang menganut prinsip-prinsip ekologis yang berwawasan lingkungan, yaitu melakukan sistem pertanian organik yang ramah lingkungan.
 
Penggunaan Pupuk organik akan membuat tanaman lebih sehat yang baik untuk KESEHATAN yang diperlukan tubuh kita, serta dapat meningkatkan hasil produksi pertanian.
 
Oleh karena itu, PT. MAHAJAYA MULTI SINERGI menyiapkan suatu formula pupuk organik yang dapat digunakan dalam sistem pertanian organik dengan merk dagang EBIONIK, ml yang efektif dan efisien penggunaanya untuk pertumbuhan dan produksi tanaman termasuk usaha pertanian lainnya.Pengguna pupuk EBIONIK,ml dapat menghemat penggunaan pupuk kimia dan pestisida seefisien mungkin.
 

 
 

Share:

Senin, 12 September 2022

CARA PENGGUNAAN DAN DOSIS

Pupuk organik “EBIONIK, ml” dapat digunakan atau diaplikasikan pada semua jenis tanaman  palawija atau holtikultura. 

Adapun cara dan dosis yaitu sebagai berikut :

  1. Pupuk Organik Cair (POC) “EBIONIK, ml”, diaplikasikan dengan cara dikocor atau disemprotkan pada permukaan tanaman secara berkala setiap seminggu sekali.
  2. Dikocor atau disiramkan kedalam tanah sekitar perakaran, dimaksudkan untuk menambah/memperkaya ketersediaan unsur hara di dalam tanah.
  3. Disemprotkan kepermukaan tanaman, dimaksudkan untuk memacu proses fotosintesis dan menekan aktifitas serangga hama dan penyakit tanaman.
  4. Dosis : 2 - 5 cc POC “EBIONIK, ml” per liter air, kemudian dikocor atau disemprotkan pada tanaman. 

 




 

Share:

HASIL UJI LAB

Komposisi hasil uji lab oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Selatan Nomor Lab. : SP 162 P/L-BPTP/XII/2021 adalah sebagai berikut :    


Share:

KOMPOSISI

EBIONIK, ml merupakan pupuk organik yang di ekstrak melalui proses fermentasi dan di produksi dalam bentuk cair dan padat. Bahan baku utama berasal dari kotoran hewan dan bahan organik pilihan lainnya yang mengandung unsur hara makro dan mikro lengkap.
 
EBIONIK, ml merupakan kultur campuran yang mengandung senyawa biokimia dan sejumlah mikroorganisme  secara sinergis mempercepat proses dekomposisi (penguraian) bahan organik dalam tanah. Jenis organisme yang terkandung didalamnya masing-masing berperan sebagai berikut :
  1. Lactobasillus, memfermentasi bahan organik terutama lignin dan sellulosa menjadi asam laktat  yang mudah diserap oleh tanaman. Asam laktat dapat menekan pertumbuhan jamur fusarium yang bersifat pathogen.
  2. Nitrobacter (bakteri fotosintetik), membentuk senyawa organik yang bermanfaat dari sekresi akar-akar tumbuhan, berfungsi mengikat nitrogen dari udara serta menyerap gas-gas beracun dan panas yang dihasilkan dari proses pembusukan yang dapat menimbulkan polusi.
  3. Actinomycetes (streptomycetes),berfungsi menghasilkan senyawa antibiotik dari asam amino yang dikeluarkan oleh bakteri fotosintetik dan bersifat toksit terhadap pathogen. Jamur fermentasi seperti “aspergillus dan phenicillium” menguraikan bahan organik secara cepat menghasilkan alkohol, ester, dan zat antibiotik yang menimbulkan bau khas yang tidak di senangi oleh serangga dan hama penggerek yang merugikan serta dapat melarutkan ion-ion phosfat dan ion-ion mikro lainnya.
  4. Ragi (yeast), berfungsi memfermentasi bahan organik dalam tanah menjadi senyawa dalam bentuk gula, etanol, asam amino yang dapat diserap langsung oleh tanaman. Zat-zat bioaktif seperti hormon dan enzim yang dihasilkan oleh ragi dapat meningkatkan jumlah sel aktif dan perkembangan akar. Sekresi ragi merupakan subtrat yang baik bagi lactobasillus dan actinomycetes.

EBIONIK, ml mengandung senyawa-senyawa organik yang dapat melarutkan senyawa biokimia di dalam tanah menjadi senyawa-senyawa yang stabil, seperti: C-Organik, Nitrogen, Phosfor, Kalium, Kalsium, Magnesium, Sulfur, Mangan, Boron, Ferro, Cuprum, Zincum, dan Molibdenum untuk pertumbuhan dan produksi tanaman.


 

Share:

KEGUNAAN

 Penggunaan EBIONIK, ml sangat menguntungkan karena dapat :

  1. Memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah.
  2. Meningkatkan hasil panen dan menjaga kestabilan produksi.
  3. Memfermentasi dan mendekomposisi bahan organik tanah dengan cepat dan mengurangi senyawa kimia tanah kompleks menjadi senyawa kimia sederhana mudah diserap tanaman.
  4. Memperkaya dan meningkatkan ketersediaan unsur hara yang diperlukan tanaman.
  5. Menyehatkan tanaman dan menekan aktifitas serangga hama dan penyakit tanaman.
  6. Meningkatkan aktifitas mikroorganisme terutama pelarutan phosfat dan fiksasi nitrogen.
  7. Menghemat penggunaan pupuk kimia anorganik dan pestisida.
  8. Menetralkan gas-gas beracun dan mengurangi resiko pestisida didalam tanah.

 


 

Share:

MENGAPA HARUS PUPUK ORGANIK ?

Sumber gambar earth-lite.com

Pertanian organik adalah sistem pertanian yang mengacu pada hal-hal yang lebih bersifat alami yang menggunakan pupuk organik dari alam serta sedikit melakukan pengolahan tanah (Bahar, 2007). Menurut Mayrowani (2012), pertanian organik merupakan jawaban atas revolusi hijau yang dianggap menyebabkan berkurangnya kesuburan tanah dan kerusakan lingkungan akibat pemakaian pupuk dan pestisida kimia yang berlebihan sehingga merusak tanah yang akhirnya dapat menurunkan produktivitas tanah. 
 
Keputusan Menteri Pertanian Nomor 64/Permentan /OT.140 /5/2013 tentang Sistem Pertanian Organik disebutkan sistem pertanian organik adalah sistem manajemen produksi holistik untuk meningkatkan dan mengembangkan kesehatan agroekosistem, termasuk keragaman hayati, siklus biologi dan aktifitas biologi tanah.Pertanian organik menekankan penerapan praktek-praktek manajemen yang lebih mengutamakan penggunaan input dari limbah kegiatan budidaya di lahan dengan mempertimbangkan daya adaptasi terhadap keadaan/kondisi setempat.Jika memungkinkan hal tersebut dapat dicapai dengan penggunaan budaya, metode biologi dan mekanik yang tidak menggunakan bahan sintesis untuk memenuhi kebutuhan khusus dalam sistem (Departemen Pertanian, 2013), salah satunya dengan penggunaan pupuk organik. 
 
Pupuk organik merupakan dekomposisi bahan-bahan organik atau proses perombakan senyawa yang komplek menjadi senyawa yang sederhana dengan bantuan mikroba. Bahan dasar pembuatan pupuk organik adalah limbah kotoran ternak dan bahan lain misal serbuk gergaji atau sekam, jerami padi, sampah-sampah disekitar kita. Pupuk organik merupakan salah satu komponen untuk meningkatkan kesuburan tanah dengan memperbaiki kerusakan fisik  tanah akibat pemakaian pupuk anorganik pada tanah secara berlebihan yang berakibat rusaknya struktur tanah dalam jangka waktu lama (Kadir dalam Winarni dkk, 2013).
 
Menurut Hadisuwito (2012), kelebihan pupuk organik adalah mengandung unsur hara makro dan mikro lengkap, tetapi jumlahnya sedikit, dapat memperbaiki struktur tanah, sehingga tanah menjadi gembur, memiliki daya simpan air (water holding capacity) yang tinggi, tanaman lebih tahan terhadap serangan penyakit, meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah yang menguntungkan, memiliki residual effect yang positif, sehingga tanaman yang ditanam pada musim berikutnya tetap bagus pertumbuhan dan produktivitasnya. Hal ini sangat bermanfaat bagi petani, menggunakan pupuk yang berkualitas pada tanaman yang akan di garap dapat meningkatkan hasil panen yang berkualitas tinggi dan menghasilkan tanaman yang sehat, yaitu bebas dari bahan kimia.
Share:

PUPUK ORGANIK CAIR EBIONIK, ml




Pertambahan penduduk dan kemajuan teknologi, menuntut ditingkatkannya ketersediaan bahan pangan dan bahan baku energi. Kenyataan menunjukkan bahwa sumberdaya alam semakin labil akibat pemanfaatan yang semakin eksplosif tanpa mengindahkan kaidah – kaidah ekologis.Kebutuhan hasil pangan maupun non pangan selalu meningkat seiring meningkatnya jumlah penduduk, padahal luas lahan yang memproduksi hasil bumi relatif tetap, akibatnya terjadilah ketimpangan dalam proses produksi.

Upaya peningkatan produksi hasil bumi dengan menggunakan pupuk kimia anorganik buatan dan pestisida, pada awal penggunaannya dapat dikatakan berhasil. Namun penggunaan pupuk kimia anorganik buatan dengan dosis tinggi secara terus-menerus mengakibatkan tanah mengalami gejala “kelelahan” ditandai tanah menjadi padat dan keras, serta penggunaan pestisida secara terus-menerus juga berdampak meninggalkan residu pada produk hasil bumi yang dapat membahayakan bila dikomsumsi dan rusaknya ekosistem lingkungan.

Guna mengatasi pemamfaatan sumber daya alam yang berlebihan, harus dilakukan upaya-upaya yang menganut prinsip-prinsip ekologis yang berwawasan lingkungan, yaitu melakukan sistem pertanian organik yang ramah lingkungan dan penggunaan pestisida seminimal mungkin.

Agar tanah mampu berproduksi secara maksimal berkesinambungan, diperlukan input pupuk yang cukup memadai.Penggunaan pupuk secara berimbang baik kandungan hara maupun jenisnya pada berbagai usaha pertanian .Terutama budidaya tanaman, merupakan suatu keharusan yang tidak dapat ditawar - tawar lagi.

Oleh karena itu, PT. MAHAJAYA MULTI SINERGI   menyiapkan suatu formula pupuk organik yang dapat digunakan dalam sistem pertanian organik dengan merk dagang EBIONIK,ml yang efektif dan efisien penggunaanya untuk pertumbuhan dan produksi tanaman termasuk usaha pertanian lainnya.Pengguna pupuk EBIONIK,ml dapat menghemat penggunaan pupuk kimia dan pestisida seefisien mungkin.

Share:

Diproduksi Oleh :

PT. MAHAJAYA MULTI SINERGI
Jl. Romang Tangaya Raya Blok 5 No. 31
Makassar 90234 - Indonesia

Blog Archive

Recent Posts

Pages

Contact Us

PT. MAHAJAYA MULTI SINERGI
Telp. (0411) 895 0375
No. Hp : 085 397 521 155
Email : ebionik.mms@gmail.com